Minggu, 12 April 2020

Keutamaan Shalawat Shulton

Arti Shalawat dan Salam

Apa arti shalawat dan salam dari Allah pada Nabi Muhammad?
Kalau kita bershalawat dengan kalimat “shallallahu wa sallam ‘ala nabiyyina Muhammad”, semoga shalawat dan salam dari Allah kepada Nabi kita Muhammad, apa maksudnya?
Imam Nawawi Al-Bantani rahimahullah (lahir tahun 1815, meninggal dunia tahun 1898) berkata bahwa yang dimaksud “shalawat dari Allah” adalah semoga Allah menambahkan kemuliaan. Sedangkan “salam” yang dimaksud adalah semoga Allah memberikan penghormatan yang tinggi dan derajat yang mulia. (Lihat Kasyifah As-Saja Syarh Safinah An-Najaa, hlm. 29)
Ada ulama yang mengatakan bahwa shalawat dari Allah artinya rahmat, shalawat dari malaikat artinya ampunan, sedangkan shalawat dari manusia artinya do’a.
Jika kita mengatakan semoga shalawat pada beliau dari malaikat, maksudnya adalah doa berupa ampunan dari malaikat.
Jika kita mengatakan semoga shalawat pada beliau dari seorang khotib (yang berkhutbah), maksudnya adalah doa kebaikan dari khatib.
Jika kita mengatakan semoga shalawat pada beliau dari Allah, maksudnya adalah semoga Allah merahmati beliau.
Namun Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah menyatakan bahwa shalawat itu lebih spesial lagi dari do’a rahmat. Lihat saja, para ulama sepakat mendoakan rahmat pada setiap orang beriman. Namun mengenai shalawat pada selain Nabi, para ulama berbeda pendapat, apakah boleh ataukah tidak. Kalau do’a itu bermakna rahmat, maka tentu tidak ada perbedaan. Sebagaimana kita mendo’akan seseorang dengan rahmat, berarti juga boleh kita bershalawat padanya semoga shalawat pada orang tersebut dari Allah, seperti itu doanya.
Perhatikan pula, Allah menyebutkan shalawat sendiri dan rahmat sendiri dalam satu ayat,
أُولَئِكَ عَلَيْهِمْ صَلَوَاتٌ مِنْ رَبِّهِمْ وَرَحْمَةٌ
Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.” (QS. Al-Baqarah: 157). Penyebutan shalawat dan rahmat di sini menunjukkan akan perbedaan keduanya. Karenanya pula para ulama rahimahumullah menggunakan shalawat dari Allah pada satu tempat, menggunakan kata rahmat juga pada tempat yang lain. Kesimpulannya, shalawat tidak sama dengan rahmat.
Pengertian yang paling bagus mengenai shalawat adalah sebagaimana yang dikatakan oleh Abul ‘Aliyah rahimahullah,
صَلاَةُ اللَّهِ ثَنَاؤُهُ عَلَيْهِ عِنْدَ الْمَلاَئِكَةِ ، وَصَلاَةُ الْمَلاَئِكَةِ الدُّعَاءُ
“Shalawat dari Allah maksudnya adalah pujian Allah pada Nabi di sisi para malaikat. Shalawat dari malaikat maksudnya adalah do’a.”
Jadi kalimat “Allahumma shalli ‘alaih”, Ya Allah, semoga shalawat untuk beliau, maksudnya: pujilah beliau di sisi makhluk yang Maha Mulia yaitu para malaikat. (Lihat Syarh Al-Mumthi’, 3: 163-164)
Sedangkan kalimat salam itu bermakna Allah yang menyelematkan, menjaga dan menolong Nabinya. (Syarh Al-Mumthi’, 3: 149)



11 Kedahsyatan Membaca Shalawat Nabi

1. Allah akan membaca shalawat kepadanya sebanyak sepuluh kali lipat.
Rasulullah bersabda:"Barangsiapa yang bershalawat kepadaku sekali saja, maka Allah akan membacakan shalawat kepadanya sepuluh kali." (HR Muslim).

2. Rasulullah SAW akan membaca shalawat untuk dirinya.
"Barangsiapa membaca shalawat untukku, maka shalawatnya akan sampai kepadaku, dan aku akan membaca shalawat untuk dirinya. Selain itu akan dituliskan sepuluh kebaikan untuk dirinya." (HR Thabrani).

3. Para malaikat akan membaca shalawat untuknya.
"Barangsiapa membaca shalawat untukku, maka para malaikat akan senantiasa membaca shalawat untuknya selama orang tersebut membaca shalawat untukku." (HR Ahmad, Ibnu Abi Syaibah dan Ibnu Majah).

4. Barangsiapa membaca shalawat untuk Nabi, maka ia akan diangkat derajatnya, ditambah kebaikannya dan dihapuskan keburukannya.
"Sesungguhnya Malaikat telah menemuiku, lalu berkata, 'Wahai Muhammad, tidakkah engkau merasa senang bahwa Tuhanmu yang Mahaagung telah berfirman, 'Tidak seorang pun dari umatmu yang membaca shalawat 1 kali, kecuali Aku akan membaca shalawat Sepuluh kali lipat untuknya. Dan tidak seorang pun dari umatmu yang membaca salam sekali untukmu, kecuali Aku akan membaca salam 10 kali lipat untuknya." (HR Ibnu Hibban).

5. Ia bagaikan memerdekakan sepuluh hamba sahaya yang dimerdekakannya karena Allah SWT.
"Barangsiapa membaca shalawat satu kali untukku, maka Allah akan menuliskan sepuluh kebaikan untuknya, menghapuskan sepuluh keburukan darinya, mengangkat sepuluh derajat baginya, dan ia bagaikan (memerdekakan ) sepuluh hamba sahaya." (HR Ibnu Abi Ashim).

6. Membaca shalawat merupakan sebab diampuninya dosa-dosa yaitu berdasarkan keimanan seorang mukmin, kecintaannya dan keikhlasannya dalam membaca shalawat untuk Rasulullah.
"Wahai Abu Kahil, barang siapa membaca shalawat untukku setiap hari sebanyak tiga kali dan setiap malam sebanyak tiga kali, karena cinta dan rindu kepadaku, maka Allah SWT mewajibkan atas diri-Nya untuk mengampuni dosa-dosanya pada malam dan hari tersebut." (HR Ibnu Abi Ashim dan Ath-Thabrani).

7. Membuat shalawat memintakan ampun bagi yang membacanya dan menemaninya dalam alam kuburnya.
Rasul bersabda: "Tidak seorang hamba pun yang membaca shalawat satu kali untukku, kecuali malaikat akan keluar dengan shalawat tersebut dan menghadap kepada Dzat Yang Mahapengasih. Lalu ia berkata, "Wahai Tuhan kami, Mahaluhur Engkau." Kemudian Allah SWT berfirman: "Pergilah dengan shalawat tersebut ke kubur hamba-Ku, dan mintakanlah ampunan untuknya dan tenangkanlah jiwanya."

8. Beliau akan memberikan syafaat kepada orang yang membacanya.
" ....... Dan barangsiapa membaca salawat untukku, maka aku akan memberikan syafaat kepadanya pada hari Kiamat." (HR Abu Daud)

9. Dapat menjauhkan seseorang yang membacanya dari kefakiran, mendapatkan limpahan kebaikan dan keberkahan.
Dari Al-Hafizh Abu Musa Al Maldini dengan sanadnya dari Sahl bin Sa'ad, ia berkata Pada suatu ketika , salah seorang sahabat menghadap Rasulullah SAW dan mengadu kepada beliau tentang kefakiran yang dideritanya, kesempitan hidup dan kesulitan mata pencahariannya.
Kemudian beliau menasehatinya. "Apabila kamu masuk ke rumahmu, maka ucapkanlah salam, baik di dalamnya ada orang atau tidak. Lalu ucapkanlah salam untukku dan bacalah 'Qul huwallaahu ahad' satu kali."
Setelah itu, orang tersebut mengamalkan nasehat beliau dan Allah pun melancarkan rezekinya, hingga meluber (memberi berkah) kepada para tetangga dan kerabat-kerabatnya.

10. Mereka yang sering membaca shalawat akan menjadi orang yang paling utama dalam pandangan Rasulullah SAW.
"Orang yang paling utama bagiku pada hari kiamat nanti adalah mereka yang paling banyak membaca shalawat untukku." (HR Tirmidzi).

11. Keberkahan dan kebaikannya akan melimpah pada orang yang membaca shalawat tersebut, kepada anak-anaknya hingga kepada cucu-cucunya.
"Membaca shalawat untuk Rasulullah akan melimpahkan keberkahan pada orang yang membaca shalawat, anak-anaknya dan cucu-cucunya." (al-Hadist)


Fadhilah Shalawat Shulton

Ada seorang Sulthon (Raja) yang bernama Sulthon Mahmud Al Ghaznawi. Sepanjang hidupnya Raja ini selalu menyibukkan dirinya dengan membaca shalawat kepada Nabi Muhammad Saw. Setiap selesai shalat subuh, sang raja membaca shalawat sebanyak 300.000 kali. Begitu asyiknya Raja membaca shalawat sebanyak itu, seolah-olah beliau lupa akan tugasnya sebagai seorang Raja, yang di pundaknya tertumpu berbagai tugas negara dan berbagai macam harapan rakyatnya yang bergantung padanya. Sehingga kalau pagi tiba, sudah banyak rakyatnya yang berkumpul di istana menunggu Sang Raja, untuk mengadukan persoalannya.
Namun Sang Raja yang ditunggu-tunggu tidak kunjung hadir. Sebab Sang Raja tidak akan keluar dari kamarnya, walau hari telah siang, jika belum menyelesaikan wirid shalawatnya. Setelah kejadian ini berlangsung agak lama, pada suatu malam beliau bermimpi bertemu dengan Rasulullah Saw.
Di dalam mimpinya, Rasulullah Saw bertanya, “Mengapa kamu berlama-lama di dalam kamar? Sedangkan rakyatmu selalu menunggu kehadiranmu untuk mengadukan berbagai persoalan mereka.”
Raja menjawab, “Saya duduk berlama-lama begitu, tak lain karena saya membaca shalawat kepadamu sebanyak 300.000 kali, dan saya berjanji tidak akan keluar kamar sebelum bacaan shalawat saya selesai.”
Rasulullah Saw lalu berkata, “Kalau begitu kasihan orang-orang yang punya keperluan dan orang-orang lemah yang memerlukan perhatianmu. Sekarang aku akan ajarkan kepadamu shalawat yang apabila kamu baca sekali saja, maka nilai pahalanya sama dengan bacaan 100.000 kali shalawat. Jadi kalau kamu baca tiga kali, pahalanya sama dengan 300.000 kali shalawat yang kamu baca.” Rasulullah Saw lalu membacakan lafadz shalawat yang kemudian dikenal dengan nama shalawat sulthon.
Akhirnya, Raja Mahmud lalu mengikuti anjuran Rasulullah Saw tersebut, yaitu membaca shalawat tadi sebanyak tiga kali. Dengan cara demikian,  shalawat dapat beliau baca dan urusan negara dapat dijalankan dengan sempurna.
Setelah beberapa waktu mengamalkan shalawat itu, Raja kembali bermimpi bertemu Rasulullah Saw. Kemudian Rasulullah Saw bertanya kepadanya, “Apa yang kamu lakukan, sehingga malaikat kewalahan menuliskan pahala amalmu?”
Raja menjawab, “Saya tidak mengamalkan sesuatu, kecuali mengamalkan shalawat yang anda ajarkan kepada saya itu.”

Iniliah Shalawatnya : 
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم
اَللهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ بِعَدَدِ رَحْمَةِ الله
اَللهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ بِعَدَدِ فَضْلِ اللهِ
اَللهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّد بِعَدَدِ خَلْقِ اللهِ
اَللهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ بِعَدَدِ مَا فِى عِلْمِ اللهِ
اَللهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ بِعَدَدِ كَرَمِ اللهِ
اَللهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ بِعَدَدِ حُرُوْفِ كَلاَمِ اللهِ
اَللهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ بِعَدَدِ كَلِمَاتِ اللهِ
اَللهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ بِعَدَدِ قَطْرِ اْلاَمْطَارِ
اَللهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ بِعَدَدِ وَرَقِ اْلاَشْجَارِ
اَللهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ بِعَدَدِ رَمْلِ اْلقِفَارِ
اَللهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ بِعَدَدِ اْلحُبُوبِ وَ اْلثِمَارِ
اَللهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ بِعَدَدِ مَا اَظْلَمَ عَلَيْهِ اللَّيْلِ وَ اَشْرَقَ عَلَيْهِ النَّهَارِ
اَللهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ بِعَدَدِ مَنْ صَلَّ عَلَيْهِ
اَللهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ بِعَدَدِ مَنْ لَمْ يُصَلَّ عَلَيْهِ
اَللهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ بِعَدَدِ اَنْفَاسِ اْلخَلْقِ
اَللهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ بِعَدَدِ لُجُُوْمِ السَمَوَاتَََِ
اَللهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّد بِعَدَدِ كُلٍَّ شَىْءٍ فِى الدُّنْيَا وَاْلاَخِرَةِ
وَصَلَوَاتُ اللهِ وَ مَلاَءِكَتَهُ وَ اَنْبِيَاءِهِ وَ رُسُلِهِ وَ جَمِيْعِ خَلْقِهِ عَلَى سَيِّدِ اْلمُرْسَلِيْنَ وَ اِمَامِ اْلمُتَّقِيْنَ
وَ قَاءِدِ غُرِّ اْلمُحَجِّلِيْنَ وَ شَفِيْعِ اْلمُذْنِبِيْنَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِهِ وَ اصْحَابِهِ وَ اَزْوَاجِهِ
وَ ذُرِّيَتِهِ وَ اَهْلِ بَيْتِهِ وَ اْلاَءِمَّةِ اْلمَضِيِّيْنَ وَ اْلمَشَاءِخِ اْلمُتَقَدِّمِيْنَ وَ الشُّهَدَاءِ وَ الصَّالِحِيْنَ
وَ اَهْلِ طَاعَتِكَ اَجْمَعِيْنَ مِنْ اَهْلِ السَّمَوَاتِ وَ اْلاَرَضِيْنَ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ
وَ يَا اَكْرَمَ اْلاَكْرَمِيْنَ وَ اْلحَمْدُ للهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْنَ وَ صَلَّ اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِهِ وَ صَحْبِهِ وَ سَلِّمْ
 Artinya :
“Ya Allah limpahkanlah shalawat serta salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad beserta keluarganya sebanyak jumlah rahmatnya Allah.

Ya Allah limpahkanlah shalawat serta salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad beserta keluarganya sebanyak jumlah keutamaan dari Allah.

Ya Allah limpahkanlah shalawat serta salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad beserta keluarganya sebanyak jumlah ciptaan Allah.

Ya Allah limpahkanlah shalawat serta salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad beserta keluarganya sebanyak jumlah apa-apa yang ada dalam pengetahuan Allah.

Ya Allah limpahkanlah shalawat serta salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad beserta keluarganya sebanyak jumlah kemuliaan dari Allah.

Ya Allah limpahkanlah shalawat serta salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad beserta keluarganya sebanyak jumlah huruf Kalamullah (Kitab-Kitab Allah).

Ya Allah limpahkanlah shalawat serta salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad beserta keluarganya sebanyak jumlah kalimat Allah.

Ya Allah limpahkanlah shalawat serta salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad beserta keluarganya sebanyak tetesan air hujan.

Ya Allah limpahkanlah shalawat serta salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad beserta keluarganya sebanyak jumlah daun-daun pepohonan.

Ya Allah limpahkanlah shalawat serta salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad beserta keluarganya sebanyak jumlah butir pasir di gurun.

Ya Allah limpahkanlah shalawat serta salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad beserta keluarganya sebanyak jumlah biji-bijian dan buah-buahan.

Ya Allah limpahkanlah shalawat serta salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad beserta keluarganya sebanyak jumlah yang dinaungi kegelapan malam dan diterangi oleh benderang siang.

Ya Allah limpahkanlah shalawat serta salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad beserta keluarganya sebanyak jumlah orang yang telah bershalawat kepadanya.

Ya Allah limpahkanlah shalawat serta salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad beserta keluarganya sebanyak jumlah orang yang belum bershalawat kepadanya.

Ya Allah limpahkanlah shalawat serta salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad beserta keluarganya sebanyak jumlah napas-napas makhluk ciptaan.

Ya Allah limpahkanlah shalawat serta salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad beserta keluarganya sebanyak jumlah apa yang ada di seluruh langit.

Ya Allah limpahkanlah shalawat serta salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad beserta keluarganya sebanyak jumlah tiap-tiap sesuatu yang ada di dalam dunia dan akhirat. Dan segenap shalawat dari Allah beserta para malaikat-Nya, dan para Nabi-Nya, dan para Rasul-Nya, dan seluruh ciptaan-Nya,

semoga tercurah atas junjungan para Rasul, pemimpin orang-orang yang bertaqwa, pemuka para ahli surga, pemberi syafa’at orang-orang yang berdosa, Nabi Muhammad dan juga atas keluarganya, para sahabatnya, istri-istrinya, keturunannya, ahli baitnya, para pemimpin yang telah lampau, para guru yang terdahulu, para syuhada dan orang-orang soleh, dan yang senantiasa taat kepada Allah seluruhnya, dari penghuni bumi dan langit, dengan rahmat-Mu, wahai yang Maha Pengasih dan Penyayang,

dan Engkau Yang Maha Mulia dari semua yang mulia, segala pujian bagi Allah Tuhan alam semesta.

Dan shalawat serta salam atas Nabi Muhammad beserta keluarga dan sahabatnya.”



DAMPAK NEGATIF KECANDUAN GAME

BAHAYA KECANDUAN GAME

Kecanduan Game itu Memusnahkan Waktu dan Keberkahan Hidup

    Bermain game online kini hampir marak dilakukan kalangan muda dan anak-anak di Indonesia. Kemudahan mengakses game dari smartphone yang digenggam membuat game online begitu diminati. Lalu bagaimana Islam memandang fenomena bermain game online ini ? apa hukumnya bermain game online ?
Sahabat , pada dasarnya bermain game itu diperbolehkan. Hal ini berdasarkan satu kaidah ushul yang menyebutkan, ‘Hukum asal dalam segala sesuatu itu boleh atau halal sampai ada dalil yang melarangnya (memakruhkannya atau mengharamkannya)’. (Imam As Suyuthi, dalam al Asyba' wan Nadhoir: 43)
Jadi segala sesuatu itu boleh selama tidak ada melanggar rambu-rambu syariah. Terkait game online, ada dua prinsip yang harus menjadi pegangan. Pertama, game online tidak mengandung unsur-unsur yang dilarang dalam Islam.
“Misalnya dalam game online ini ada unsur kekerasan, brutalitas. Sehingga kalau ada anak kecil bermain game online yang di dalamnya ada unsur kekerasan, itu mempengaruhi pikirannya. Lalu si anak ini meniru atau melakukan hal yang terjadi di game online itu berupa kekerasan, ini menimbulkan mudharat,” jelas Dosen Rumah Fiqih Indonesia, Ustazd Muhammad Abdul Wahab Lc.
Kemudian ada unsur seksualitas (gambar perempuan yang membuka aurat) dalam game online atau ada unsur judi, dimana ada taruhan, yang kalah harus membayar taruhan, dan yang menang dapat hadiah dari taruhan tersebut. Maka ini termasuk kriteria yang diharamkan. Game online jadi diharamkan karena ada unsur ada hal melanggar.
Prinsip kedua, ketentuannya adalah bermain game online boleh selama kita tidak melalaikan kewajiban sebagai muslim, tidak melalaikan ibadah.
“Misalnya, karena asyik bermain game online, kemudian kita melalaikan shalat, atau hal bermanfaat lainnya, sehingga hanya terpaku di depan layar handphone dari siang sampai malam, tidak peduli dengan keadaan sekitar, , tidak pernah ngaji/belajar dan sebagainya, maka ini tentu yang tadinya halal menjadi haram,” paparnya.
Jadi sahabat , pada dasarnya boleh bermain game online atau hiburan lainnya seperti main bola, futsal, selama tidak ada unsur yang diharamkan dan tidak berlebihan dalam mengerjakannya. Karena semua yang berlebihan itu diharamkan, termasuk game online.
Namun demikian, akan lebih baik jika seorang muslim menghindari hal-hal yang tidak bermanfaat. Dalam hadits dikatakan bahwa diantara ciri kebaikan seseorang adalah dia meninggalkan apa yang tidak bermanfaat baginya.
“Kalau game online itu tidak bermanfaat, melalaikan dari hal-hal yang lebih produktif, melalaikan dari kewajiban, sebaiknya ditinggalkan sebagai sikap muslim yang ideal, karena lebih banyak kegiatan-kegiatan yang sifatnya positif, yang lebih produktif, lebih bermanfaat daripada hanya berpaku di depan layar handphone sepanjang hari,” jelasnya.
Bahkan, ada satu penelitian yang menyebutkan bahwa seorang anak kecil yang kecanduan bermain game online, dia akan cenderung cuek terhadap sekitarnya, atau menjadi anti sosial (ansos) dan banyak dampak negatif yang ditimbulkan.
“Kalau hanya hiburan semata, ketika pusing misalnya kita iseng-iseng main game online, 5-10 menit, itu gak masalah. Tapi kalau sampai kecanduan dan menimbulkan dampak negatif itu dilarang dalam Islam,” tutupnya.    


    Orang yang berpikiran maju dan produktif akan paham bahwa kecanduan bermain game itu akan memusnahkan waktu mereka. Semua orang sudah tahu bahwa bermain game adalah suatu hal yang tidak baik. Orang tua tidak suka apabila anaknya kecanduan main game. Para guru dan pendidik pun selalu memperingatkan generasi muda akan kecanduan game. Berikut beberapa efek negatif kecanduan game, misalnya:
  1. Lama-kelamaan akan menyebabkan kecanduan sehingga akan melalaikan dari tugas dan kewajibannya
  2. Melakukan hal yang sia-sia dan tidak bermanfaat
  3. Menghabiskan waktu di depan permainan game
  4. Menjadi tertutup dan terbatas komunikasi dengan dunia nyata karena terlalu fokus dengan game
  5. Ada beberapa madharat game pada umumnya semisal memperlihatkan aurat, lagu dan musik serta ungkapan dan kalimat yang dilarang syariat atau hal-hal yang memperlihatkan sesuatu yang tasyabbuh (menyerupai) orang fasik atau kafir.

    *Kecanduan game itu benar-benar melakukan hal yang sia-sia

    Kita dianjurkan agar mengisi waktu kita dengan hal-hal yang positif dan bermanfaat, apabila tidak, maka kita pasti akan mengisi waktu kita dengan hal-hal yang sia-sia atau bahkan hal yang negatif.
    Ibnul Qayyim Al-Jauziyah rahimahullah menyebutkan sebuah kaidah emas,
    وَنَفْسُكَ إِنْ أَشْغَلَتْهَا بِالحَقِّ وَإِلاَّ اشْتَغَلَتْكَ بِالبَاطِلِ
    “Jika dirimu tidak disibukkan dengan hal-hal yang baik, PASTI akan disibukkan dengan hal-hal yang batil” (Al Jawabul Kaafi hal. 156)
    Termasuk kebaikan bagi seorang muslim adalah meninggalkan hal-hal yang tidak bermanfaat bagi dirinya baik dunia maupun akhirat, sedangkan bermain game umumnya tidak bermanfaat.
    Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
    مِنْ حُسْنِ إِسْلامِ الْمَرْءِ تَرْكُهُ مَا لَا يَعْنِيهِ
    “Di antara tanda kebaikan dalam islam seseorang adalah meninggalkan hal yang tidak bermanfaat baginya. (HR. Ahmad dan Tirmidzi )

    Kajian Islam Ilmiyah — ORANG YANG PALING BANYAK HISABNYA...*Kecanduan game berarti tidak menghargai waktu yang sangat berharga

    Allah Ta’ala bersumpah dalam Al-Quran dengan menggunakan waktu beberapa kali dan beberapa surat Al-Quran. Misalnya “wal-ashri” (demi masa), “wad-dhuha” (demi waktu dhuha), “wal-lail” (demi waktu malam) dan lain-lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa waktu ini sangat penting dan kita harus menyadari betul hal ini, sedangkan manusia secara umum lalai akan hal ini. Perhatikan hadits berikut,
    Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
    نِعْمَتَانِ مَغْبُونٌ فِيهِمَا كَثِيرٌ مِنَ النَّاسِ ، الصِّحَّةُ وَالْفَرَاغُ
    Ada dua kenikmatan yang banyak manusia tertipu, yaitu nikmat sehat dan waktu senggang” (HR. Bukhari no. 6412)
    Pepatah Arab yang menggambarkan pentingnya waktu,
    اَلْوَقْتُ أَنْفَاسٌ لَا تَعُوْدُ
    Waktu adalah nafas yang tidak mungkin akan kembali.
    Orang sukses dunia-akhirat akan sangat menyesal jika waktunya terbuang percuma tanpa manfaat dan faidah. Ibnu Mas’ud radhiallahu ‘anhu berkata,
    ﻣَﺎ ﻧَﺪِﻣْﺖُ ﻋَﻠَﻰ ﺷَﻲْﺀٍ ﻧَﺪَﻣِﻲ ﻋَﻠَﻰ ﻳَﻮْﻡٍ ﻏَﺮَﺑَﺖْ ﴰَﺴْﻪُ ﻧَﻘَﺺَ ﻓِﻴْﻪِ ﺃَﺟَﻠِﻲ ﻭَﱂَ ْﻳَﺰِﺩْ ﻓِﻴْﻪِ ﻋَﻤَﻠِﻲ
    Tiada yang pernah kusesali selain keadaan ketika matahari tenggelam, ajalku berkurang, namun amalanku tidak bertambah.” (Lihat Miftahul Afkar)
    Mereka juga pelit dengan waktu mereka, Hasan Al-Bashri rahimahullah berkat,
    أَدْرَكْتُ أَقْوَامًا كَانَ أَحَدُهُمْ أَشَحَّ عَلَى عُمْرِهِ مِنْهُ عَلَى دِرْهَمِهِ
    “Aku menjumpai beberapa kaum, salah satu dari mereka lebih pelit terhadap umurnya (waktunya) dari pada dirham (harta) mereka” (Al-‘Umru was Syaib no. 85)
    Hendaknya kita mengisi waktu kita dengan hal-hal yang positif dan bermanfaat, tugas kita sangat banyak sedangkan waktu ini sangat sedikit, tidak layak bagi seorang muslim menghabiskan waktu yang sangat berharga dengan bermain game yang tidak bermanfaat.

          Sumber : https://muslim.or.id/
                         https://www.gomuslim.co.id/

Sabtu, 11 April 2020

Update Corona 12 April 2020 CE

Update Virus Corona di Dunia 12 April: 1,7 Juta Kasus, 401.517 Sembuh, 108.544 Meninggal.
ilustrasi corona
   Berikut ini 10 besar negara dengan kasus Covid-19 terbanyak :

1. Amerika Serikat, 530.384 kasus, 20.513 kematian, dan total sembuh 29.444.
2. Spanyol, 163.027 kasus, 16.606 kematian, dan total sembuh 59.109.
3. Italia, 152.271 kasus, 19.468 kematian, dan total sembuh 32.534.
4. Perancis, 129.654 kasus, 13.832 kematian, dan 26.391 sembuh.
5. Jerman, 124.908 kasus, 2.736 kematian, dan 57.400 sembuh.
6. China, 81.953 kasus, 3.339 kematian, dan 77.525 sembuh.
7. Inggris, 78.991 kasus, 9.875 kematian, dan 344 sembuh.
8. Iran, 70.029 kasus, 4.357 kematian dan 41.947 sembuh.
9. Turki, 52.167 kasus, 1.101 kematian dan 2.965 sembuh.

10. Belgia, 28.018 kasus, 3.346 kematian dan 5.986 sembuh.





Seluruh dunia
1.777.515
404.236
108.862

Indonesia
3.842
286
327

Amerika Serikat
533.259
31.917
20.597

Spanyol
163.027
59.109
16.606

Italia
152.271
32.534
19.468

Jerman
125.452
51.853
2.871

Prancis
93.790
26.391
13.832

Republik Rakyat Tiongkok
82.052
77.575
3.339

Britania Raya
78.991
-
9.875

Iran
70.029
41.947
4.357

Turki
52.167
2.965
1.101

Belgia
28.018
5.986
3.346

Swiss
25.107
12.100
1.036

Belanda
24.413
-
2.643

Kanada
23.318
6.458
653

Brasil
20.962
-
1.140

Portugal
15.987
266
470

Austria
13.806
6.604
337

Rusia
13.584
1.045
106

Israel
10.743
1.341
101

Korea Selatan
10.512
7.368
214

Swedia
10.151
-
887

Irlandia
8.928
25
320

India
7.529
653
242

Ekuador
7.257
411
315

Chili
6.927
1.864
73

Peru
6.848
1.739
181

Norwegia
6.452
-
119

Polandia
6.356
375
208

Australia
6.292
3.141
58

Jepang
6.005
762
94

Denmark
5.996
1.955
260

Romania
5.990
758
282

Ceko
5.902
411
129

Pakistan
5.011
762
77

Malaysia
4.530
1.995
73

Filipina
4.428
157
247

Arab Saudi
4.033
720
52

Meksiko
3.844
633
233

Uni Emirat Arab
3.736
588
20

Serbia
3.380
118
74

Luksemburg
3.270
500
62

Panama
3.234
23
79

Finlandia
2.905
-
49

Republik Dominika
2.759
108
135

Qatar
2.728
247
6

Kolombia
2.709
214
100

Thailand
2.518
1.135
35

Ukraina
2.511
79
73

Singapura
2.299
528
8

Belarus
2.226
172
23

Argentina
2.142
440
89

Yunani
2.081
269
93

Afrika Selatan
2.028
410
25

Mesir
1.939
542
146

Algeria
1.825
460
275

Islandia
1.689
841
7

Moldova
1.560
75
30

Maroko
1.545
146
111

Kroasia
1.534
323
21

Irak
1.318
601
72

Hongaria
1.310
115
85

Estonia
1.304
93
24

Slovenia
1.188
148
50

Kuwait
1.154
133
1

Azerbaijan
1.058
200
11

Selandia Baru
1.049
471
4

Bahrain
1.040
555
6

Lituania
1.026
54
23

Hong Kong
1.001
336
4

Armenia
967
173
13

Bosnia dan Herzegowina
941
139
37

Kazakhstan
865
81
10

Kamerun
820
98
12

Uzbekistan
767
42
3

Makedonia Utara
760
41
34

Slowakia
728
23
2

Tunisia
685
43
28

Bulgaria
661
62
28

Latvia
630
16
3

Kuba
620
77
16

Libanon
619
77
20

Siprus
606
58
10

Andorra
601
71
26

Kosta Rika
577
49
3

Afghanistan
555
32
18

Oman
546
109
3

Côte d'Ivoire
533
58
4

Uruguay
501
224
7

Niger
491
50
11

Burkina Faso
484
155
27

Bangladesh
482
36
30

Albania
433
197
23

Ghana
408
4
8

Honduras
392
7
24
Reunion
388
40
0

Republik Tiongkok
385
99
6

Yordania
381
177
7

Malta
370
16
3

San Marino
356
53
35

Kirgistan
339
44
5

Mauritius
319
28
9

Nigeria
318
70
10

Kosovo
283
58
7

Senegal
278
137
2

Bolivia
275
2
20

Palestina
268
57
2

Montenegro
263
5
2

Vietnam
258
144
0

Guinea
250
17
0

Georgia
242
60
3
Isle of Man
226
112
1

Republik Demokratik Kongo
223
16
20

Guernsey
209
48
6

Jersey
198
-
3

Sri Lanka
198
54
7

Mayotte
196
59
3

Kenya
191
22
7

Djibouti
187
36
2

Kepulauan Faroe
184
145
0

Venezuela
175
84
9

Martinique
155
50
6

Guatemala
153
19
3

Guadeloupe
143
67
8

Brunei Darussalam
136
99
1

Paraguay
134
22
6

Gibraltar
129
84
0

Kamboja
122
77
0

Rwanda
120
18
0

El Salvador
118
19
6

Trinidad dan Tobago
112
12
8

Madagaskar
102
11
0
Siprus Utara
99
44
3

Aruba
92
29
0

Monako
92
5
1

Mali
87
22
7

Guyana Perancis
86
51
0

Liechtenstein
79
55
1

Togo
76
25
3

Etiopia
69
10
3

Jamaika
69
13
4

Barbados
68
11
4

Kongo
60
0
5

Kepulauan Cayman
53
6
1

Uganda
53
0
0

Polinesia Prancis
51
0
0
Sint Maarten
50
3
8

Bermuda
48
25
4

Liberia
48
3
5

Bahama
46
5
8

Gabon
46
1
1

Guyana
45
8
6

Makau
45
10
0

Zambia
40
25
2

Guinea-Bissau
38
0
0

Benin
35
5
1

Eritrea
34
0
0

Haiti
33
-
3
Saint Martin
33
13
3

Tanzania
32
5
3

Myanmar (Burma)
31
2
3

Libya
25
8
1

Suriah
25
5
2

Antigua dan Barbuda
21
0
2

Somalia
21
1
1

Mozambik
20
2
0

Angola
19
2
2

Maladewa
19
13
0

Sudan
19
2
2

Guinea Khatulistiwa
18
3
0

Kaledonia Baru
18
1
0

Laos
18
0
0

Dominika
16
5
0

Fiji
16
0
0

Mongolia
16
11
0

Namibia
16
2
0

Saint Lucia
15
0
0
Curaçao
14
7
1

Grenada
14
0
0

Zimbabwe
14
0
3

Belize
13
11
2

Botswana
13
0
1

Malawi
12
0
2

Saint Kitts dan Nevis
12
0
0

Saint Vincent dan Grenadines
12
1
0

eSwatini
12
7
0

Chad
11
9
0

Greenland
11
11
0

Seychelles
11
0
0
Kepulauan Åland
10
0
0

Sierra Leone
10
0
0

Suriname
10
4
1

Gambia
9
2
1

Montserrat
9
0
0

Nepal
9
1
0

Nikaragua
8
2
1

Republik Afrika Tengah
8
0
0

Tanjung Verde
8
0
1

Vatikan
8
2
0

Mauritania
7
2
1
Saint-Barthélemy
6
1
0

Bhutan
5
2
0

Burundi
5
0
0

Kepulauan Falkland (Kepulauan Malvinas)
5
0
0
Sao Tome dan Príncipe
4
0
0

Sudan Selatan
4
0
0

Anguilla
3
0
0
Kepulauan Virgin Inggris
3
0
0

Papua Nugini
2
0
0

Timor-Leste
2
1
0
Saint Pierre dan Miquelon
1
0
0

Yaman
1
0
0




*untuk update corona dunia : https://www.youtube.com/watch?v=SLV1B5Lzy48

TERKONFIRMASI3,842+330 Kasus
DIRAWAT3,22984.045% dari terkonfirmasi
MENINGGAL3278.511% dari terkonfirmasi
SEMBUH2867.444% dari terkonfirmasi
KASUS PER PROVINSI
DKI Jakarta
Terkonfirmasi: 1948Meninggal: 159Sembuh: 82
Jawa Barat
Terkonfirmasi: 421Meninggal: 40Sembuh: 19
Banten
Terkonfirmasi: 279Meninggal: 21Sembuh: 7
Jawa Timur
Terkonfirmasi: 267Meninggal: 25Sembuh: 64
Sulawesi Selatan
Terkonfirmasi: 178Meninggal: 15Sembuh: 25
Jawa Tengah
Terkonfirmasi: 144Meninggal: 22Sembuh: 18
Bali
Terkonfirmasi: 79Meninggal: 2Sembuh: 19
Papua
Terkonfirmasi: 62Meninggal: 2Sembuh: 3
Sumatera Utara
Terkonfirmasi: 59Meninggal: 8Sembuh: 8
Daerah Istimewa Yogyakarta
Terkonfirmasi: 41Meninggal: 7Sembuh: 6
Kalimantan Timur
Terkonfirmasi: 35Meninggal: 1Sembuh: 6
Sumatera Barat
Terkonfirmasi: 31Meninggal: 3Sembuh: 7
Kalimantan Selatan
Terkonfirmasi: 29Meninggal: 2Sembuh: 0
Nusa Tenggara Barat
Terkonfirmasi: 27Meninggal: 2Sembuh: 2
Kalimantan Tengah
Terkonfirmasi: 24Meninggal: 1Sembuh: 7
Kepulauan Riau
Terkonfirmasi: 21Meninggal: 1Sembuh: 2
Sumatera Selatan
Terkonfirmasi: 21Meninggal: 2Sembuh: 1
Lampung
Terkonfirmasi: 20Meninggal: 1Sembuh: 1
Sulawesi Tengah
Terkonfirmasi: 19Meninggal: 2Sembuh: 0
Sulawesi Tenggara
Terkonfirmasi: 16Meninggal: 1Sembuh: 1
Kalimantan Utara
Terkonfirmasi: 16Meninggal: 1Sembuh: 0
Riau
Terkonfirmasi: 16Meninggal: 0Sembuh: 1
Sulawesi Utara
Terkonfirmasi: 13Meninggal: 2Sembuh: 1
Kalimantan Barat
Terkonfirmasi: 10Meninggal: 2Sembuh: 3
Sulawesi Barat
Terkonfirmasi: 5Meninggal: 1Sembuh: 0
Aceh
Terkonfirmasi: 5Meninggal: 1Sembuh: 1
Kepulauan Bangka Belitung
Terkonfirmasi: 4Meninggal: 1Sembuh: 0
Bengkulu
Terkonfirmasi: 4Meninggal: 1Sembuh: 0
Jambi
Terkonfirmasi: 4Meninggal: 0Sembuh: 0
Maluku
Terkonfirmasi: 3Meninggal: 0Sembuh: 1
Papua Barat
Terkonfirmasi: 2Meninggal: 1Sembuh: 0
Maluku Utara
Terkonfirmasi: 2Meninggal: 0Sembuh: 1
Gorontalo
Terkonfirmasi: 1Meninggal: 0Sembuh: 0
Nusa Tenggara Timur
Terkonfirmasi: 1Meninggal: 0Sembuh: 0
*Update corona provinsi banten
Update Corona di Banten Sabtu, 11 April 2020: Ada 176 Kasus ...*daerah yang terjangkit covid-19

Update Covid-19 Banten: 85 Meninggal, 38 di Tangerang Selatan ...       
*Data Positif,Pasien dalam pengawasan(PDP),dan Orang dalam pemantauan(ODP).


Sumber : - www.kompas.com
               - news.detik.com